Cara Mempercepat Loading WordPress dengan Beberapa Tools dan Plugin

187

Mayoritas blogger pasti menginginkan loading website yang super cepat, atau paling tidak bisa memberikan kenyamanan kepada pengunjung blog tersebut ketika diakses. Namun tidak jarang masih banyak juga blogger yang belum mengetahui bagaimana cara mempercepat loading sebuah website. Dengan loading yang cepat, maka sebuah website bisa meningkat rangkingnya di mata mesin pencari, khususnya Google. Hal ini sesuai dengan kriteria salah satu faktor SEO yang penting adalah seberapa cepat website tersebut dapat diakses. Nah, disini saya tidak ingin panjang lebar membahas seberapa pentingkan kecepatan sebuah website untuk mendapatkan posisi yang bagus di mesin pencari. Saya akan coba berbagi tips, bagaimana mempercepat loading sebuah website, khususnya yang berbasis CMS WordPress, baik menggunakan tools atau plugin.

Menggunakan Tools GT Matrix
Bagaimana kita bisa mengetahui, seberapa cepat sih loading website yang kita miliki? Untuk mengetahui kecepatan sebuah website, kita bisa menggunakan layanan dari GT Matrix. Adapun cara menggunakan layanan ini cukup mudah, kita tinggal masukkan URL alamat website kita di kolom yang ada, kemudian klik analyze. Nanti bakalan keluar score website kita. Berikut tampilannya.

Setelahnya, nanti bakalan keluar hasil analisa dari GT Matrix tersebut, yang bisa dijadikan acuan oleh kalian untuk memperbaiki poin poin yang ada berdasarkan informasi dari GT Matrix tersebut, misalnya gambar yang kurang di optimasi, penggunaan beberapa plugin yang kurang perlu, dan lain sebagainya. Untuk skor nya sendiri berdasarkan prosentase, jika skor nya mendekati 100%, maka itu artinya kecepatan atau poin yang ada dalam sebuah website sudah cukup bagus, dan biasanya warna skor nya adalah hijau. Sedangkan jika skor nya kebetulan sangat jauh dari nilai 100%, itu artinya masih banyak item yang mesti diperbaiki, dan ditandai dengan warna skor merah.

Pasang Plugin Optimasi
Setelah kalian menemukan beberapa instrumen yang harus diperbaiki, maka langkah selanjutnya adalah memilih jenis plugin yang bisa membantu untuk optimasi. Ada banyak sekali plugin optimasi yang bisa kalian gunakan, tergantung kebutuhan dan juga tingkat kompatibilitas antara theme yang kalian gunakan dengan plugin itu sendiri, karena antara plugin yang satu dengan plugin yang lain kemungkinan bisa memberikan hasil berbeda.

Beberapa jenis plugin yang saya gunakan antara lain WP-Optimize, W3 Total Cache, Smush It, dan beberapa plugin lain yang bisa kalian explore dan instal. Plugin optimize itu sendiri nantinya berfungsi untuk memperbaiki beberapa bagian yang dirasa menjadi penyebab website menjadi lambat loadingnya.

Menggunakan Layanan CDN
Mungkin bagi sebagian blogger belum begitu familiar dengan istilah apa itu CDN. CDN, atau singkatan dari Content Delivery Network merupakan sebuah layanan yang digunakan untuk mempercepat akses sebuah website berdasarkan lokasi server yang ada. Jadi, secara sederhana, jika website kalian menggunakan server yang letaknya di Amrik, maka diperlukan proses transmisi data dari Amerika sono sampai kepada pembaca di Indonesia, misalnya jika kebetulan target visitor blog nya adalah Indonesia. Jika dari Amerika ke Indonesia diperlukan waktu yang cukup panjang untuk membuka sebuah website, maka otomatis waktu loadingnya juga semakin lama. Disinilah fungsi dan peran dari layanan CDN tersebut. Layanan CDN ini memiliki beberapa server transmisi yang tersebar di seluruh Negara, sesuai dengan target yang diinginkan.

Dengan layanan CDN, maka data yang berasal dari Amerika misalnya, akan di transmisikan ke beberapa server jaringan mereka ke wilayah yang dekat dengan target visitor tersebut. Untuk target visitor Indonesia misalnya, maka beberapa penyedia layanan CDN menempatkan server nya misal di Singapura, sehingga untuk mengakses web tersebut, tidak perlu lagi data dikirim dari Amerika, namun cukup dari Singapura saja. Dengan jarak yang lebih dekat tersebut, maka otomasi loading website juga semakin cepat tentunya.

Demikian beberapa tips dan tutorial bagaimana mempercepat loading sebuah website. Mudah mudahan dengan beberapa gambaran diatas, kalian semua bisa mengetahui faktor apa yang mesti ditambah dan dikurangi untuk performance sebuah website.