Tips Mempercepat Loading WordPress

216

Kecepatan loading sebuah website, khususnya yang menggunakan platform WordPress mungkin menjadi dambaan setiap pemiliknya. Ada banyak alasan mengapa website yang cepat menjadi salah satu tujuan, antara lain karena bisa menaikkan posisi SERP di Google. Namun tidak sedikit juga yang masih bingung, bagaimana cara mempercepat website itu sendiri. Ada banyak panduan dan tutorial, tips dan trik yang bisa dipraktekkan untuk hal tersebut, beberapa diantaranya sudah saya lakukan, dan memang sedikit banyak memberikan peningkatan pada loading website. Berikut tips yang bisa kalian praktekkan agar website bisa lebih cepat loadingnya, antara lain :

Gunakan Template yang Ringan

Ada banyak jenis template wordpress yang bisa digunakan, mau yang bertema newspaper, gallery, company profile, dan lain sebagainya. Namun jika tujuan utamanya adalah untuk kecepatan loading web, kalian bisa memilih dan mencobanya, kemudian dilakukan testing menggunakan speed test. Beberapa tools speed test yang bisa dicoba adalah GTmatrix.com, Pingdom, Google Speed test, dan masih banyak lagi. Dengan melakukan testing untuk setiap template, nantinya bisa diketahui perbedaan antara template yang satu dan lainnya.

Memasang plugin cache

Beberapa plugin yang bisa mempercepat loading sebuah website berbasis WordPress adalah cache plugin. Ada banyak sekali yang bisa kalian coba, dan beberapa yang paling populer diantaranya adalah W3 Total Cache, WP Super Cache, WP Fastest Cache, dan lain lain. Dengan melakukan pengaturan yang tepat pada plugin plugin tersebut, loading website bisa kalian tingkatkan performance nya, khususnya dari segi kecepatan.

Pasang CDN (Content Delivery Network)

Buat kalian yang memiliki website dengan target pengunjung Indonesia, namun memiliki server di luar Negeri, penggunaan CDN sangatlah dianjurkan. CDN itu sendiri merupakan fasilitas yang berfungsi untuk meneruskan data dari server pusat ke beberapa server pendukung yang letaknya dengan target pengunjung website tersebut. Misalnya jika sebuah website tanpa menggunakan CDN, dan server tersebut kebetulan terletak di Amerika misalnya, maka data yang dikirim dari server ke pengunjung akan memakan waktu yang lebih lama. Berbeda jika dengan menggunakan fasilitas CDN, maka data dari server pusat akan dikirimkan ke beberapa server pendukung yang ada di sekitarnya, sehingga waktu tempuh data otomatis menjadi lebih cepat.

Untuk layanan CDN itu sendiri bermacam macam, ada yang berbayar dan juga ada yang gratis. Sedangkan untuk paket CDN juga ada beberapa macam, misalnya yang berdasarkan biaya flat perbulan, dan ada juga paket CDN yang berdasarkan data terkirim ke website tersebut, tergantung besarnya trafik sebuah website.

Memasang Plugin Optimasi Database

Sebuah website yang memiliki database besar, dan semakin sering website tersebut di update, maka kapasitas database akan semakin besar juga. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu plugin yang bisa digunakan untuk melakukan optimasi database adalah WP-Optimize. Fungsi dari plugin ini secara sederhana adalah untuk membersihkan dan mengoptimalkan database yang ada, sehingga space untuk database tersebut menjadi lebih luas dan ringan.

Optimasi Ukuran Gambar

Semakin banyak gambar, maka otomatis ruang penyimpanan juga semakin terbatas. Perlu adanya optimasi atau kompresi terhadap ukuran gambar tersebut. Nah, untuk keperluan ini, kalian bisa menggunakan plugin WP-Smush.it, yang bisa digunakan untuk mengkompresi ukuran sebuah gambar menjadi lebih kecil.

Tentunya masih banyak sekali cara untuk mempercepat loading sebuah website yang menggunakan CMS WordPress. Kalian bisa mencari dan mencobanya, kira kira mana yang cocok untuk digunakan, karena tidak selamanya plugin plugin tersebut bisa memberikan hasil yang optimal, tergantung dari bagaimana cara kita melakukan optimasi dan pengaturan terhadap masing masing plugin tersebut.